Senin, 21 Januari 2013
Ibadahkan Semua Aktifitas Kita
Seseorang yang mempunyai hati yang baik maka akan mempunyai tindakan yang baik. Meskipun semua tindakan baik belum tentu karena kebaikan hati, bisa saja ada niat-niat tertentu yang melandasi segala perbuatan. Jika ibadah itu berdasarkan pada niat di hati, maka jika ada yang mengatakan bahwa suatu aktifitas ini bukan ibadah dan aktifitas itu ibadah karena ada ritual dan dilakukan di tempat tertentu sudah dapat dipastikan bahwa pengetahuan seseorang akan ibadah masih kurang luas. Dengan luasnya pemahaman tentang ibadah maka untuk mengimplementasikan "Dan tidak aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku (Al-Ayah)" tidak akan rumit karena memang semua aktifitas dan tindakan dapat dijadikan sebagai sarana beribadah kepada Allah.
Memang ada ibadah yang sudah ditetapkan (mahdzah) seperti shalat, puasa, zakat dan haji. Akan tetapi ibadah yang tidak di tetapkan (ghoiru mahdzah) lebih banyak. Kadang karena pengalur pemikiran sekarang yang cenderung memisahkan antara agama dengan kehidupan (sekuler), pemahaman ibadah akan terjebak kepada ibadah mahdzah dan yang ghiru mahdzah tidak dianggap sebagai ibadah namun hanya dianggap sebagai rutinitas saja. Misalkan makan dan minum, memang secara hukum aktifitas ini hukumnya secara fiqh adalah mubah. Akan tetapi aktifitas ini akan menjadi ibadah yang sangat tinggi nilainya jika diniatkan dengan makan dan minum akan membuat badan seseorang menjadi kuat dan sehat sehingga akan mudah dan ringan dalam melakukan berbagai aktifitas seperti shalat, belajar, membantu orang lain, bekerja dan lain sebagainya maka hukum makan ini akan menjadi sunnah bahkan menjadi wajib bila seseorang yang tidak mau makan akan menghambat dia untuk beraktifitas lain.
Pada akhirnya, setiap seorang muslim harus mempunyai pandangan yang luas mengenai ibadah. Ibadah bukan hanya dengan shalat di masjid, membaca Al-Quran dengan keras, puasa namun lebih luas lagi ibadah merupakan segala aktifitas yang diniatkan untuk menjalankan tugas kekholifahan yang telah diamanatkan Allah kepada seorang muslim untuk membuat dirinya, keluarganya, masyarakatnya, rakyatnya, lingkunganya, negaranya dan dunianya menjadi ladang ibadah kepada Allah sebagai bekal kelak ketika melaporkan pertanggungjawaban segala perbuatan seorang muslim ketika hidup di dunia. Wallahu a'lam..
Senin, 25 April 2011
Ihtiroos…
“Masih kenyang”, katanya. Kyai Bisri membiarkannya.
Sampai di tempat acara, sebelum pengajian dimulai, tuan rumah terlebih dahulu mempersilahkan menikmati hidangan makan (malam). Tentu saja Kyai Bisri menolak.
“Baru saja makan! Nanti saja”.
Usai pengajian, kembali makan malam ditawarkan, tapi Kyai Bisri tetap menolak.
“Masih kenyang”.
Si santri seniorlah yang kemudian gelisah oleh lapar, karena tadi tidak ikut makan di warung. Kyainya pura-pura tidak tahu.
Melihat diantara suguhan jajanan terdapat lemper, santri itu merasa beruntung.
“Lumayan buat ganjal perut”, pikirnya.
Apa lacur, baru saja tangannya menjulur hendak meraih lemper, Kyai Bisri tiba-tiba beranjak berdiri dan langsung pamitan!
Si santri harus menahan perih perut sampai esok hari, karena besek berkat yang biasanya diberikan untuk dirayah santri-santri pun ternyata tidak diserahkan.
Menurut Imam Ghozali (Asy Syaikh Al Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al Ghozzali Ath Thusi), ada yang lebih tinggi tingkatannya daripada ijtinaabun nawaahiy (menghindari larangan), yaitu ihtiroos ‘anin nawaahiy (memelihara diri dari larangan). Apa beda keduanya?
Dalam perkelahian, kalau orang berkelit dari pukulan sehingga pukulan itu luput, gerakan berkelit itulah ijtinaab. Kalau orang berlindung didalam benteng sehingga tak dapat diserang, itulah ihtiroos. Jadi, ijtinaab itu ating , sedangkan ihtiroos itu security system.
Setiap hendak menghadiri undangan pengajian, Kyai Bisri Mustofa mewajibkan diri mampir ke warung makan menjelang sampai ke tempat acara. Jajan, meskipun di tempat pengajian nanti biasanya tuan rumah menyediakan jamuan makan. Itu adalah ihtiroos ‘anith thoma’, supaya tidak berharap-harap (thoma’) akan suguhan si tuan rumah.
Menjelang Pemilu 1977, setelah NU (terpaksa) berfusi kedalam PPP, sejumlah Kyai NU justru menyeberang ke Golkar. Diantaranya lantaran iming-iming bantuan dana dari Pemerintah. Pada hari-hari itu, Kyai Bisri memborong banyak mobil. Ada tujuh buah mobil di rumah. Padahal garasi hanya cukup untuk satu. Mobil-mobil itupun dijajarkan di jalanan depan rumah.
Meskipun ada tujuh, hanya satu saja yang dipergunakan, yaitu sebuah sedan Datsun keluaran tahun ’60-an. Bagaimana dengan enam lainnya? Tak banyak yang tahu rahasianya: ternyata, selain sedan Datsun, mobil-mobil itu mustahil bisa hidup mesinnya kecuali didorong. Artinya: Cuma body yang mulus, sedangkan mesinnya bodhol!
Apa tujuannya memborong “kereta-kereta tak berguna” macam itu?
“Untuk dipamerkan!” kata Kyai Bisri.
Pameran dalam rangka apa?
“Supaya orang mengira aku ini sudah kaya raya”.
Apa untungnya dianggap kaya?
“Supaya tak ada yang berani menawariku uang”.
Kalau nggak mau uang, ya ditolak saja toh?
“Kalau ada yang nawari, kuatirnya justru aku yang nggak tahan…”
Sumber : http://teronggosong.com/2010/11/ihtiroos/
Selasa, 29 Maret 2011
10 Bahan Pangan Musuh Kolesterol
KOMPAS.com - Memilih makanan yang tepat adalah salah satu bagian penting dari pola hidup sehat. Ada baiknya Anda tak sekedar memilih atau mengonsumsi bahan-bahan pangan yang bernutrisi tinggi, tetapi juga bermanfaat lebih bagi kesehatan seperti mengandung zat-zat yang dapat mengikis lemak jahat.
Berikut ini adalah 10 bahan pangan yang patut dipilih dalam memenuhi kebutuhan gizi setiap hari. Selain padat akan nutrisi, makanan-makanan ini memiliki khasiat tambahan karena dapat menurunkan kadar lemak jahat atau kolesterol dalam tubuh Anda.
1. Kedelai
Mengurangi lemak jenuh merupakan langkah terbaik untuk menurunkan kadar kolesterol. Ganti daging dan keju dengan makanan berbahan kedelai seperti tahu, tempe, susu kedelai. Kandungan isoflavon pada kedelai dapat membantu menurunkan LDL (Low Density Lipoprotein) alias kolesterol jahat.
Lemak jenuh tidak baik untuk jantung karena hati menggunakan lemak jenuh untuk membuat kolesterol. Jadi mengonsumsi makanan kaya lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol, terutama LDL. Konsumsi setidaknya 25 gram protein kedelai setiap harinya untuk membantu menurunkan kolesterol.
2. Kacang-kacangan
Selain bekatul, kacang-kacangan kaya serat terutama yang larut, bisa membantu menurunkan kolesterol. Mengonsumsi satu cangkir segala jenis kacang-kacangan per hari, terutama kacang merah atau kacang pinto, dapat menurunkan kolesterol hingga 10 persen dalam enam minggu.
Untuk mendapat manfaat kesehatan terbaik, baik FDA dan Institut Kanker Nasional (NCI) Amerika Serikat merekomendasikan konsumsi 25-30 gram serat setiap harinya. Untuk kacang-kacangan, konsumsi lima porsi atau lebih setiap minggunya.
3. Ikan salmon
Ikan salmon merupakan sumber protein terbaik karena tinggi asam lemak omega-3 yang disebut EPA dan DHA, yang baik untuk jantung. Selain itu, kandungan asam lemak omega-3 yang terkandung pada ikan salmon dan ikan air dingin lainnya dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL), trigliserida, dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Untuk mendapatkan omega-3, pilih ikan salmon, trout, herring, sardin, dan makerel. Asosiasi Jantung Amerika (AHA) merekomendasikan konsumsi ikan salmon setidaknya dua porsi seminggu.
4. Alpukat
Alpukat merupakan sumber lemak tak jenuh tunggal yang baik dan dapat meningkatkan HDL. Selain itu, alpukat juga mengandung betasitosterol yang dapat mengurangi jumlah kolesterol yang diserap dari makanan. Kombinasi betasitosterol dan lemak tak jenuh tunggal membuat alpukat merupakan makanan yang baik untuk memecah kolesterol.
Meski begitu, alpukat mempunyai kalori yang sedikit tinggi. Untuk itu, jangan menambahkan alpukat dengan campuran makanan tinggi lemak. Asosiasi Jantung Amerika (AHA) merekomendasikan 15 persen kalori harian diambil dari lemak tak jenuh tunggal seperti yang terkandung pada alpukat. Ini sama artinya dengan 30 gram lemak tak jenuh tunggal. Sebagai gambaran, satu buah alpukat mengandung 300 kalori dan 30 gram lemak.
5. Bawang putih
Penelitian menunjukkan bahwa bawang putih dapat menurunkan kadar kolesterol, mencegah penggumpalan dan menurunkan tekanan darah, serta melindungi tubuh terhadap infeksi. Namun, penelitian lain juga membuktikan bahwa bawang putih dapat menghentikan plak pada arteri pada tahap awal. Untuk mendapatkan manfaat kesehatan, konsumsi 2-4 siung bawang putih segar setiap hari.
6. Bayam
Bayam banyak mengandung lutein, zat warna kuning yang ditemukan pada daun sayuran berwarna hijau dan kuning telur. Lutein memperlambat terjadinya kebutaan pada orangtua. Konsumsi setengah cangkir makanan kaya lutein setiap hari dapat mencegah terjadinya serangan jantung.
7. Margarin
Ada dua jenis margarin yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, yaitu Take Control dan Benecol. Sayangnya, margarin ini sepertinya belum beredar luas di Indonesia.
Margarin Take Control dibuat dari sterol tumbuhan yang terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol total dan LDL hingga 14 persen. Begitu juga dengan margarin Benecol yang bekerja seperti Take Control, tapi ada efek samping yang ditimbulkan kedua margarin tersebut, yaitu mengurangi penyerapan betakaroten.
8. Kacang walnut, mete, dan almond
Diet lemak secara moderat yang kaya akan lemak tak jenuh tunggal pada kacang, dua kali lebih baik untuk jantung Anda daripada diet rendah lemak. Kacang juga mengandung vitamin E, magnesium, tembaga, dan fitokemikal yang berhubungan dengan kesehatan jantung. Walnut juga kaya akan omega-3.
Karena kacang tersebut tinggi kalori, sebaiknya konsumsi dalam jumlah moderat. Simpan kacang yang sudah dipotong dalam lemari pendingin. Taburkan sebanyak dua sendok makan pada sereal, salad, ataupun yoghurt. Konsumsi dua sendok makan kacang cincang lima kali atau segenggam kecil sebagai makanan selingan 3-4 kali seminggu.
9. Teh
Teh mempunyai kandungan antioksidan. Beberapa penelitian membuktikan bahwa teh menjaga kelenturan pembuluh darah dan mencegah penggumpalan darah. Flavonoid, antioksidan utama pada the, terbukti mampu mencegah terjadinya oksidasi LDL yang dapat membentuk plak pada dinding arteri. Antioksidan juga dapat menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Sebaiknya konsumsi satu cangkir teh setiap hari.
10. Cokelat
Untuk mendapat efek terhadap kesehatan jantung, pilihlah cokelat hitam atau yang tidak manis. Dibandingkan dengan cokelat susu, cokelat hitam mengandung tiga kali lebih banyak flavonoid yang merupakan antioksidan. Cokelat putih tidak mengandung flavonoid.
Makan satu ounce (28,3 gram) cokelat setiap hari akan meningkatkan kolesterol HDL dan mencegah oksidasi kolesterol jahat. Ingat, jangan terlalu banyak, kalau tidak mau berat badan bertambah.
sumber : http://health.kompas.com/index.php/read/2011/03/30/09041236/10%20Bahan%20Pangan%20Musuh%20Kolesterol
Minggu, 02 Januari 2011
Association Rule
- Pendahuluan
Kamis, 29 Juli 2010
Waktu-waktu yang diharamkan sholat
Diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dari Abi Sa’id bahwa Nabi saw bersabda,”Tidak ada shalat setelah shalat ashar hingga terbenam matahari dan tidak ada shalat setelah shalat fajar hingga terbit matahari.”
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Ahmad dari ‘Amr bin Abasah yang berkata : “Saya bertanya,’Wahai Nabi Allah ceritakanlah kepadaku tentang shalat.’ Lalu Nabi saw bersabda,’Lakukanlah shalat shubuh kemudian tahanlah untuk melakukan shalat hingga terbit matahari dan terangkat naik karena ia terbit diantanra dua tanduk setan dan pada saat itu orang-orang kafir bersujud kepadanya. Kemudian kerjakanlah shalat karena shalat itu disaksikan dan dihadiri oleh para malaikat sampai engkau melakukan shalat ashar hingga terbenam matahari karena ia terbenam diantara dua tanduk setan dan pada saat itu orang-orang kafir sujud kepadanya.”
Imam Nawawi didalam syarhnya memberikan penjelasan tentang dua tanduk setan dengan menyebutkan beberapa pendapat, diantaranya ada yang mengatakan bahwa ia adalah kelompok dan pengikutnya, ada yang mengatakan bahwa ia adalah kekuatan, kemenangan dan tersebar luasnya kerusakan dan ada juga yang mengatakan bahwa ia adalah dua tanduk yang ada diujung kepala (lahiriyahnya) dan pendapat inilah yang kuat. Mereka mengatakan bahwa setan mendekatkan kepalanya ke matahari pada waktu-waktu ini agar tampak bahwa orang-orang kafir yang sujud kepada matahari seolah-olah sujud kepadanya (setan).
Pada waktu seperti ini setan dan para pengikutnya tampak menguasai dan mendominasi untuk bisa mengacaukan shalat orang-orang yang melakukannya, Maka dimakruhkan melaksanakan shalat pada saat-saat seperti itu demi menjaga shalatnya sebagaimana dimakruhkannya melaksanakan shalat di tempat-tempat yang mejadi tempatnya setan.
Riwayat lainnya oleh Jama’ah kecuali Bukhori dari Uqbah bin Amir berkata,”Ada tiga waktu yang Nabi saw melarang kami untuk melakukan shalat dan menguburkan mayat pada saat itu. Pertama, ketika matahari terbit hingga terangkat naik. Kedua, ketika tepat berada di tengah langit. Ketiga, ketika ia condong hendak terbenam.”
Dari ketiga hadits diatas didapat bahwa ada lima waktu yang dilarang melakukan shalat didalamnya, yaitu : setelah shalat shubuh hingga terbit matahari, ketika matahari terbit sampai terangkat naik kira-kira sepenggelah, ketika matahari tepat berada di tengah-tengah langit, setelah shalat shubuh hingga terbenam matahari dan saat terbenam matahari.
Kemudian jumhur ulama berpendapat bahwa shalat-shalat yang dilarang pada waktu-waktu tersebut adalah shalat-shalat sunnah, sementara Imam Syafi’i mengatakan bahwa ia adalah shalat-shalat sunnah yang tidak memiliki sebab, bebeda dengan para ulama Hanafi yang melarang melakukan semua macam shalat bahkan shalat fardhu sekali pun kecuali shalat ashar hari itu dan shalat jenazah.
Sedangkan ukuran yang yang dipakai didalam penentuan waktu-waktu yang dilarang shalat adalah dengan melihat keadaan dan kondisi matahari baik ketika ia terbit, naik, berada di tengah-tengah atau tenggelam dan hal ini lebih universal untuk bisa diterima oleh seluruh kaum muslimin di daerah dan negeri mana pun mereka berada. Lain halnya apabila penentuan itu dengan menggunakan jam—seperti petanyaan anda diatas—maka ini sangatlah relatif dan pasti terjadi perbedaan antara satu negeri dengan negeri lainnya, antara daerah Indonesia bagian barat dengan bagian timur, atau antara bulan ini dengan dua bulan berikutnya.
Adapun tentang apakah shalat dhuha yang anda lakukan antara jam 07.15 – 07.30 sudah masuk waktu shalat dhuha ataukah ia masih termasuk dalam waktu-waktu yang dilarang shalat ?
Sesungguhnya waktu shalat dhuha dimulai dari matahari yang mulai terangkat naik kira-kira sepenggelah dan berakhir hingga waktu matahari tergelincir, meskipun disunnahkan agar dilakukan ketika matahari agak tinggi dan panas agak terik, sebagaimana diriwayatkan Muslim, Tirmidzi dan Ahmad dari Zaid bin Arqam berkata,”Nabi saw keluar menuju penduduk Quba’ dan ketika itu mereka sedang melaksanakan shalat dhuha. Beliau bersabda,’Inilah waktu shalat al-awwabin (shalat dhuha), yaitu sewaktu anak-anak unta telah bangkit karena kepanasan cahaya matahari pagi.”
Ada yang mengatakan bahwa akhir waktu shalat dhuha kira-kira seperempat jam atau lebih sedikit sebelum masuk waktu zhuhur.
Dengan demikian apabila anda melakukan shalat dhuha pada pukul 07.15 maka ia sudah masuk kedalam waktu dhuha karena waktu dhuha berawal dari berakhirnya waktu yang dilarang atau pada saat matahari naik sepenggelah dan para ulama kontemporer mengatakan bahwa waktunya adalah kira-kira 15 menit setelah terbit matahari.
Dan pada umumnya waktu terbit matahari berkisar antara jam enam kurang atau lebih sedikit. Jadi apabila ditambah dengan 15 menit yang menjadi awal waktu shalat dhuha maka ia masih berada pada kisaran jam enaman.
Agar anda lebih tenang dalam melaksanakan shalat dhuha pada masa-masa selanjutnya maka anda bisa melihat daftar waktu shalat yang biasanya disana dicantumkan waktu syuruq (terbit matahari) maka akhir waktu yang dilarang adalah kira-kira 15 menit setelahnya.
sumber : http://eramuslim.com/ustad
Selasa, 23 September 2008
Networking
- Jaringan Wired adalah jaringan komputer yang menggunakan kabel untuk komunikasi antar komputer. Terdapat berbagai macam jenis kabel yang digunakan dalam jaringan, seperti kabel UTP (Unsielded Twisted Pair)3, Fiber Optic Cabel dll.
- Jaringan Wireless adalah sistem jaringan komputer yang tidak menggunakan kabel sebagai media transmisinya, melainkan gelombang radio, sinar infra merah, satelit dll4. Contoh jaringan wireless adalah HOT SPOT Area, Wi-Fi (Wireless Fidelity).
Kegunaan antara OSI dengan TCP/IP pada dasarnya adalah sama yaitu sebagai media komunikasi antar komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan. Namun jumlah model referensi antara keduanya berbeda. OSI mempunyai 7 lapis mdel referensi yaitu : Aplikasi, presentasi, sessi, transport, network, datalink ( LLC dan MAC) dan fisik. Sedangkan model referensi dalam TCP/IP hanya 3 lapis yaitu : Aplikasi, transport, internet dan network interface7.
Jenis – jenis Jaringan Komputer
- Local Area Network (LAN), jaringan ini di gunakan untuk menghubungkan simpul yang berada di daerah yang tidak terlalu jauh seperti dalam suatu bangunan atau suatu area bangunan dengan radius maksimum 10 km9.
- Metroplitan Area Network (MAN), jaringan ini mempunyai radius lebih jauh dibandingkan dengan LAN yaitu antara 10 – 50 Km10.
- Wide Area Network (WAN), jaringan ini dapat mencakup radius kerja antar benua, melewati batasan geografis Negara dan bersifat milk umum, misalnya SKD (Sistem Komunikasi Data Paket) dan PDN (Public Data Network)11.
- Internet (Interconnection Network) adalah sebuah jaringan yang sangat besar yang terdiri dari jaringan – jaringan kecil yang saling terhubung yang menjangkau seluruh dunia.
- Wireless.